FrAnKeNeight
ReightVoLuTiOn wiLL Be ThE EnD Of Me

Archive for the 'poem' Category

Da OnE AnD ONLy

March 26, 2007

Running to u
Fighting the blue
Cause u
My beautiful sky
Cause u
My wonderful star
Running to u
For days
But then leaving u
In a second
This feeling haunted me
The fear captures me
Shall i break down this wall??
I never know
Nobody knows
I just let go
And sleeping in the green Meadow
Where we met
In a second
But feeling lasts
For the rest of my life
She is truly
The one and only

-Tanya yang putus-

March 26, 2007

Ku di diri
Yang terampas
Bersetubuh dengan nasib
Ah!
Ku tak tahu lagi
Seribu sumpah serapah
Entah.Mulut tak mau tutupi
Hatiku jelajahi
Tak ingin pula hendaki
Apa ingin siapa pergi?
Ke kapal kemana?
Mungkin baik
Ku ikut serta
Serasa tanya yang putus
Tak terjawab
Sial!

-=[R_eight_VoLuTiOn]=-

February 7, 2007

Ku bimbang.
Coba tuk Bertahan.
Terpendam oleh sejuta impian.
Ingin ku lawan smua kenistaan pun kehancuran.
Yang seakan menjadi tuan dalam hidup sang pecundank.
Berdiri di hadapan.
Bak pemenang akan lantunan.
Huh…
Akankah hidup berubah???
Atau akan tetap tak terarah???
Bersama tetesan darah ku melangkah.
Menancap sejuta rasa langsung ke ulu.
Ibakan dusta ataupun luka.
Yang kan tetap menyiksa sampai ku tiada.

BeRdiri SebeRang Jalan

February 7, 2007

Aku tak mau munafik seperti penghuni dunia.
Aku tak mau sembunyi dibalik tirai kebohongan.
Aku pecundank yang berlagak sok pahlawan.
Tanpa ada kekerasan atau perlawanan.
Aku mencoba merevolusi.
Smua hal yang berbau kontroversi.
Aku ingin berteriak lantang.
Bak pengekang yang slalu inginkan kekuasaan.
Jalan ini penuh hambatan.
Aku pun tak tahu kapan tiba di ujung jalan.
Hingga ku mengatakan.
Pada kau yang di seberang jalan.
Berdiri penuh [...]

Pujangga Bagai Raja

February 7, 2007

Jemari se hati tulis kata.
Tanpa nista pun dusta.
Hanya jemari mengukir.
Sbuah nama tinggi angkasa.
Di atas cinta ku terjaga.
Bersua tanpa kata.
Memandang sang pujangga bagai Raja.
Berikan  rasa hiasi jiwa.
Namun ia pun pergi.
Setelah hampirkan rasa yang tetap terjaga bersama cinta yang tulus setia.
Hingga ku dengar kau bersamanya.
Ku tersiksa.
Namun ku berkata.
Kan percaya Raja kembali menyapa.
Cita pertapa dilanda asmara.
Bagai ilusi nyata [...]

Tak Mampu Bersua

February 7, 2007

Isi hati torehkan luka
Tidak dengan pena
Tak jua dengan tinta
Hanya darah-darah sembilu membekas lara
Teranggas senja
Terbakar purnama
Libatkan cinta usir neraka
Tak mampu bersua
Putih cahya
Jatuhkan nestapa
Neraca rasa
Pendam derita
Perkara datang bawa mascara
Mengarak nama tinggi angkasa
Masih tak mampu jua bersua
Memandang lara rasuki vena

HaRapan

February 7, 2007

Kini ku sadar
Gelap dan dingin bagai selimut
Tanpa penjaga hati
Akankah datang sang penghangat
Ataukah “Dia” yang kan panaskan raga
Ku sayang “Dia”
Namun ku sadar
Tak kan jadi mungkin ku mendamping “Nya”
Ku ingin “Dia”
Usir kalbu bagai pengganggu
Aku benci diriku
Inginku lantunkan lagu
Namun tak mungkin ku melagu
Semuanya palsu
Bulan senyum sinis terawang peringai sang Khalik
Teranggas sendu
Terdengar merdu
AaAaHh………
Inginku bakar jiwaku
Biarkan semua berlalu
Tanpa diriku…

Diam

February 7, 2007

Sembunyi dalam ragu
Bagai batu tak berlaku
Buang ragu yang bersatu
Dendang lagu dalam hatimu
Selaku jiwa rasukkan raga
Cinta hanya bersabda
Tak slalu bersama
Peluk dusta kian meraja
Aku hampa
Tanpa kata hanyalah rasa
Tunggu tiada yang kan jembatani luka

Diam

February 7, 2007

Sembunyi dalam ragu
Bagai batu tak berlaku
Buang ragu yang bersatu
Dendang lagu dalam hatimu
Selaku jiwa rasukkan raga
Cinta hanya bersabda
Tak slalu bersama
Peluk dusta kian meraja
Aku hampa
Tanpa kata hanyalah rasa
Tunggu tiada yang kan jembatani luka

Apa Pula GuNa Seorang PeCunDang??

February 7, 2007

Rasa ini takkan kunjung hilang
Seiring kegaduhan yang menghalang
Hatiku tak tenang
Takkan pernah tenang
Coba ku runtuhkan benteng kemunafikan yang slama ini mengekang
Namun apa pula guna pecundang???
Yang sekarang diam di hadapan.
Jembatanku tlah runtuh
Takkan mungkin ku berpaling
Kuingin hujan temani
Segarkan hati dan pikir
Namun apa pula ku hanya pecundang
Angin jatuhkan ku dalam keterpurukan
ku mengaduh dalam peluh
Dalam hati ribuan paku kebusukan tertancap [...]